Blog

Seringkali Di-Bully, Young Lex Buat Lagu Janganlah Dipandang Remeh
00
 

Jakarta – Jauh dari pro-kontra, Young Lex bukan figur yang minim prestasi. Sesudah mendapatkan bermacam komentar negatif dalam suatu acara, sekarang Young Lex siap meluncurkan single terbarunya, “#JanganDianggapRemeh“.

Masalah bullying memang suatu problema sosial yang lekat dengan ciri-ciri Young Lex. Semenjak dianya ada di jagat musik Indonesia, pria bernama asli Samuel Alexander Pieter ini sering memberi komentar panas ke muka umum. Tidak dikit pihak yang terasa sakit hati bahkan juga berbuntut bully padanya lewat sosial media.

028363000_1528287794-20180606-Young-Lex-2

Saat mendapatkan tawaran untuk isi soundtrack film berjudul Cyberbully, lirik serta musik Young Lex mengalir demikian saja berdasar pada pengalamannya.

“Gue tuch orangnya kuat di-bully. Saat mereka masih tetap beraninya nyerang lewat media sosial ya! Tetapi jika telah didunia riil sich, ya gue tidak takut untuk berantem,” Young Lex menuturkan dalam tayangan pers yang di terima Liputan6.com, belakangan ini.

093688900_1533885284-1

Lagu yang dibikin oleh Masgib ini ditulis untuk beberapa korban bullying supaya masih semangat menunjukkan diri.

“Buat gue, lagu ini cukuplah susah, karena gue ingin membuat lagu ini untuk beberapa korban bullying tanpa memerintah mereka untuk lakukan tindakan jahat ke aktor bullying. Tetapi, malah menyemangati mereka untuk sampai beberapa hal yang baik,” tutur Lex.

Menurut Young lex, bullying dapat mengakibatkan masalah mental yang menyebabkan fatal. Sering beberapa korban bullying yang selesai bunuh diri karena tidak kuat dengan hinaan yang di terima.

“Kita harusnya dari pertama telah mulai memahami jika elo tidak ngerasa hinaan kawan-kawan elo itu benar, karena itu elo tidak butuh terasa sakit hati ditambah lagi sampai depresi. Beberapa pembully ini cuma akan senang saat lihat orang yang di-bully terasa jatuh dengan beberapa kata mereka. Menjadi, jika elo tidak ngerasa g**lok waktu mereka katakan elo g**lok, ya elo enjoy saja,” tutur Young Lex.

“Itu sich langkah gue melawan hinaan yang gue terima. Karena jaman saat ini telah tidak ada lagi tolak ukur atau batasan orang untuk nge-bully kita. Michael Jordan, olah ragawan paling kaya di Amerika, MVP berulang-kali, tetep saja menjadi bahan olok-olokan. Menjadi, menurut gue, jaman saat ini tuch bukan permasalahan siapa yang di-bully serta nge-bully, memang manusia semakin hari semakin jahat saja. Video pemadam kebakaran nyelametin bayi di Youtube saja masih tetap ada yang memberi thumbs down,” imbuhnya.

Dari situlah Young Lex memperoleh ide untuk merampungkan soundtrack film Cyberbully ini.

“Sampai kini gue jarang membuat lagu mengenai persoalan personal. Lebih biasanya gue penelitian dahulu sama keadaan di seputar gue,” papar Lex.