Blog

Lombok Bangun Melalui Festival Senggigi Sunset Jazz 2018
00
 

Jakarta Pascagempa yang berlangsung di Lombok, daerah itu mulai bergeliat. Diantaranya dengan diadakannya Mandiri Senggigi Sunset Jazz 2018. Ini diinginkan jadi momen untuk Lombok supaya bisa kembali bangkit jadi daerah wisata.

Pentas Mandiri Senggigi Sunset Jazz 2018 sendiri diselenggarakan di Pantai Senggigi, salah satunya pantai di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat pada Minggu, 9 Desember 2018 yang akan datang.

075100900_1542458545-WhatsApp_Image_2018-11-17_at_18.45.21

Seperti tahun awal mulanya, Mandiri Senggigi Sunset Jazz 2018 masih tawarkan kombinasi serasi keindahan alam serta musik berkualitas pada pelancong serta masyarakat ditempat. Jazz memang masalah serasi. Semua yang di pentas menyediakan potensi terunggul. Bukan untuk menonjolkan diri, tetapi bekerja bersama untuk hasil terunggul buat tampilan di pentas serta membawa keceriaan buat pemirsa.

Mandiri Senggigi Sunset Jazz 2018 akan disemarakkan diantaranya oleh Andien, Indra Lesmana, RAN, Vina Panduwinata, Pusakata, Eva Celia serta Brigita.

“Saya ketertarikan sekali tampil di acara itu. Ditambah lagi ini untuk Lombok Bangun. Dengan band yang disiapkan spesial untuk acara itu, satu kerjasama yang kami namakan jaztronik, akan mendatangkan jazz dengan arransemen baru yang dibikin Ikmalgoeslan, Clement, serta Timmy Noya,” kata Vina Panduwinata dalam keterangannya pada wartawan, Sabtu (17/11/2018).

094882600_1505995786-IMG-20170921-WA061

Pentas hasil kerjasama Pemerintah Kabupaten Lombok Barat serta penyelenggara ArchiSS dengan suport penuh Bank Mandiri itu bukan sekedar membawa keceriaan pada pemirsa waktu matahari mulai pulang serta langit beralih warna.

“Pentas ini membawa daya keceriaan serta kerja sama pada semua Lombok yang tengah menggeliat kembali untuk bangun sesudah serangkaian gempa,” kata CEO ArchiSS, Nety Rusi.

Selain itu, Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid mengatakan, Lombok Barat ingin selalu bangun semangat serta prinsip untuk kembali bangkit.

“Mandiri Senggigi Sunset Jazz 2018 jadi undangan terbuka buat semua pihak. Di samping menjadi ungkapan suka ria serta terima kasih atas perhatian, pertolongan, serta kebersamaan waktu musibah, pagelaran ini pula jadi berita jika Lombok Barat telah bangun. Kami ajak semua pihak untuk kembali menghidupkan keceriaan serta keindahan berwisata di Lombok Barat, terutamanya Senggigi,” katanya.

Melalui festival jazz ini, Lombok Barat ingin tunjukkan pariwisatanya yang tetap siap terima wisatawan. Pentas itu sekaligus juga jadi fasilitas pengobatan trauma buat masyarakat. “Senggigi masih siap didatangi,” katanya.

Perihal seirama ikut dikatakan Bank Mandiri yang mengharap penyelenggaraan festival jazz di Senggigi ini bisa menggerakkan pemulihan kembali ekonomi serta wisata di Lombok.

“Semoga lewat penyelengaraan festival musik ini, pariwisata Lombok bisa kembali sembuh. Perihal ini ikut jadi salah satunya prinsip kami, tetap ada untuk negeri,” tutur Vice President CSR Center Bank Mandiri Arhimbawa.