Blog

Anies Baswedan Telah Antisipasi Berita Hoaks Ustaz Arifin Wafat
00
 

Anies Baswedan ialah salah satunya tokoh besar yang menjenguk Ustaz Arifin Ilham di Rumah Sakit. Menurut dia, keadaan sang ustaz sekarang ini cukup sudah lebih baik. Beliau dapat juga dibawa untuk komunikasi dengan normal.

anies-baswedan-sudah-antisipasi-berita--d60dd7

Anies lantas ajak penduduk luas untuk ikut juga memberi doa untuk kesembuhan Ustaz Arifin Ilham. Seperti didapati, sang ustaz awal mulanya sudah sempat divonis kanker, lantas pulih serta sekarang mesti dirawat kembali di Rumah Sakit sebab fakta yang belumlah didapati.

“Saya menyarankan pada semua penduduk, mari kita doakan supaya seseorang dai ini, seseorang mubalig yang tetap pimpin dalam beberapa pekerjaan zikir, Insya Allah kesempatan ini kita yang mengirim doa untuk dia. Kita kirim Al Fatihah, mudah-mudahan beliau selekasnya dikembalikan kesehatannya serta dapat pekerjaan kembali,” tutur Anies saat didapati di RSCM Kencana, Jakarta Pusat, Selasa (8/1).

1. Bisa Bocoran Berita Hoaks
Sebelumnya sudah sempat menyebar satu kabar berita hoaks tentang wafatnya sang ustaz. Anies nyatanya telah bisa bocoran terlebih dulu bila nanti akan ada berita hoaks itu, hingga dianya tidak sangat kaget.

whatsappimage20190108at7

“Oh tidak (kaget), sebab sebelum berita itu tersebar, saya telah dikabarin jika akan ada hoaks begitu, telah ada yang ngabarin langsung, ‘Pak Anies mungkin kelak bapak terima berita, jadi saya berikan terlebih dulu jika tidak benar’. Jadi saat saya lihat saya sudah tahu,” sambung pria berumur 49 tahun itu.

2. Kedekatan Anies serta Ustaz Arifin Ilham
Ustaz Arifin Ilham ialah figur ulama yang dihormati oleh beberapa pejabat negara, yang manakah diantaranya Anies Baswedan. Tidak bingung bila pria kelahiran Kuningan itu berulang-kali menjenguk yang berkaitan di Rumah Sakit.

“Jalinan baik saya dengan Ustaz Arifin itu WA-an, kirim-kiriman photo, kirim-kiriman pekerjaan, jadi jalinan kita dekat. Karenanya saat ada berita ini saya juga dikabari awal, hingga demikian ada berita hoaks sudah tidak butuh konfirmasi. Sebelum kabarnya sampai, telah ada berita yang mengoreksi,” ujarnya.